4 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ebola
Ilustrasi virus ebola. Foto : CDC

4 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ebola

Virus Ebola ditemukan pertama kali pada tahun 1976, kasus pertama muncul di Afrika Tengah, kemudian pada tahun 2014-2016, mewabah di Afrika Barat dan negara lainnya. Angka kematian Ebola saat wabah sebesar 50%, dengan variasi kasus fatalnya berkisar antara 25% hingga 90%. Namun hingga kini, Republik Demokratik Kongo masih berjuang dengan epidemi terbesar kedua, yang dikonfirmasi pada 1 Agustus 2018. Hingga 30 Maret 2020, total kasus mencapai 3.453 pasien, denga kematian 2.264 jiwa dan 1.169 pasien yang sembuh.

  1. Apa itu Ebola ?

Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menimbulkan sakit yang parah bahkan fatal, yang menginfeksi manusia atau primata.

2. Bagaimana penularannya ?

Virus Ebola ditularkan dari hewan liar ke manusia (seperti kelelawar, landak atau hewan primate lainnya). Penyebaran dari manusia ke manusia melalui kontak langsung cairan tubuh (darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi). Penularan juga bisa melalui permukaan dan benda-benda (tempat tidur/pakaian) yang terkontaminasi oleh cairan tubuh pasien.

3. Bagaimana gejalanya ?

Masa inkubasi (dari mulai terinfeksi sampai menimbulkan gejala) Ebola yaitu 2 sampai 21 hari. Adapun gejala yang dating secara tiba-tiba diantaranya : demam, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala sakit tenggorokan yang diikuti muntah, ruam, gangguan fungsi ginjal dan hati serta perdarahan.

4. Bagaimana pencegahan dan pengobatannya ?

Belum ada obat yang terbukti menyembuhkan Ebola, namun perawatan sederhana seperti rehidrasi (peningkatan asupan cairan) dan pengobatan gejala bisa meningkatkan peluang pasien untuk bertahan hidup.

Saat ini, pencegahan yang paling utama adalah dengan rajin mencuci tangan. Disamping itu, terdapat vaksin rVSV-ZEBOV yang terbukti memberikan perlindungan yang baik dari virus Ebola dalam percobaan di Guinea tahun 2015.

Sumber : WHO

Leave a Reply

Close Menu